Import Data Risiko
Panduan Pengisian Excel
File Excel harus mengikuti struktur Risk_Data_Master.xlsx dengan format:
- Baris pertama wajib berisi header.
- Setiap baris = satu nilai risiko.
- `risk_type`, `category`, `risk_name` wajib konsisten.
- `value` harus angka.
- `month` boleh pakai nama (Jan/January) atau angka (1).
- Importer otomatis:
- Membuat RiskType, Unit, Entitas bila belum ada
- Membuat Risk → Variable → Value
| Risk_Type | Risk_Name | Subcategory | Unit | Entitas | Variable | Value | Unit_Value | Year | Quarter | Month |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| HSE Incident | HSE | Unsafe Action | PLTU Bangka | - | Total Cases | 5 | kejadian | 2021 | - | - |
Catatan khusus untuk Risk Type: Project
Risiko dengan risk_type = Project memiliki perilaku khusus:
- Kolom `risk_name` mewakili nama pekerjaan / nama project (misalnya: *Relokasi PLTG MPP 2x25 MW Tarahan ke Tello*).
- Kolom `category` digunakan sebagai kategori proyek (misalnya: *Non OH*, *OH*, *Pengembangan*).
- Kolom `subcategory` dipakai sebagai status proyek (misalnya: *On Going*, *Done*).
-
Dashboard analisis akan melakukan grouping otomatis untuk:
- Category (Jenis proyek)
- Subcategory (Status proyek)
- Metadata lain seperti pemilik proyek, lokasi, atau jenis pekerjaan dapat dimasukkan dalam `notes` bila diperlukan.
Catatan: Kolom boleh ditambah, namun kolom wajib tidak boleh dihapus.
Checklist Sebelum Upload
- Header sudah sesuai format
- Tidak ada `#N/A` atau `#REF!`
- `risk_type` valid (HR, HSE, SLA, Finance, Cyber, Project, Revenue)
- `value` angka
- Tidak ada merge cells
- Format bulan konsisten
Download Blanko Excel Risiko
Gunakan file ini sebagai format standar pengisian data risiko.
Unduh Template Excel